Bawaslu Bandar Lampung Dorong Kesadaran Politik Pemilih Pemula Sejak Dini
humas | Jumat, September 4, 2026 - 22:13
BANDAR LAMPUNG – Kesadaran politik perlu dibangun sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Masyarakat Sadar Politik untuk Pemilih Pemula di Kota Bandar Lampung Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMP Negeri 21 Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung, Muhammad Muhyi, hadir sebagai narasumber dan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya memahami politik, demokrasi, serta peran generasi muda dalam kehidupan berdemokrasi.
Muhammad Muhyi mengajak para siswa untuk tidak hanya mengenal pemilu, tetapi juga membangun sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menerima berbagai informasi. Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang membuat informasi dapat tersebar dengan cepat.
Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi hal penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya, khususnya informasi yang berkaitan dengan isu politik dan kepemiluan.
“Kesadaran politik menjadi bekal penting bagi generasi muda agar nantinya mampu berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi secara positif ketika telah memiliki hak pilih,” ujar Muhammad Muhyi.
Ia juga mendorong para pelajar untuk menjadi generasi yang cerdas dalam menerima informasi serta bijak dalam menyikapi berbagai isu politik. Pemilih pemula diharapkan tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga mengetahui tanggung jawab yang menyertainya.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Bandar Lampung terus mendorong lahirnya pemilih pemula yang sadar akan pentingnya demokrasi, kritis terhadap informasi, serta memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.
Upaya membangun kesadaran politik sejak bangku sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Sebab, demokrasi yang kuat membutuhkan generasi yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memahami makna dan tanggung jawab di balik setiap pilihan.
Zerdinal