Bawaslu Bandar Lampung Dorong Pemilih Pemula Jadi Generasi Cerdas dan Kritis
humas | Kamis, September 3, 2026 - 18:40
BANDAR LAMPUNG – Menanamkan kesadaran politik sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi muda yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung, Juwita, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Masyarakat Sadar Politik untuk Pemilih Pemula Kota Bandar Lampung Tahun 2026, yang dilaksanakan di SMP Negeri 31 Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang menyasar kalangan pelajar tersebut menjadi ruang edukasi bagi pemilih pemula untuk mengenal lebih dekat proses demokrasi serta memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Dalam penyampaiannya, Juwita mengajak para pelajar untuk mulai membangun kesadaran sebagai pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan dalam memilah informasi, terutama di tengah banyaknya informasi politik yang beredar melalui berbagai platform.
“Menjadi pemilih cerdas bukan hanya soal menentukan pilihan, tetapi juga mampu mencari informasi yang benar, memahami aturan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” tegas Juwita.
Ia menambahkan, pemilih pemula memiliki posisi penting dalam keberlangsungan demokrasi. Karena itu, pendidikan politik bagi generasi muda tidak hanya berkaitan dengan pilihan politik, tetapi juga bagaimana membangun karakter demokratis dalam kehidupan sehari-hari.
Juwita juga mendorong para pelajar untuk memahami proses demokrasi sejak dini serta berani menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Sikap kritis, menurutnya, perlu dibarengi dengan kemampuan untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima.
“Generasi muda harus mampu menjadi bagian dari demokrasi yang sehat dengan membiasakan diri mencari informasi dari sumber yang dapat dipercaya dan tidak mudah menerima informasi begitu saja,” ujarnya.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pemilu, pengawasan, serta bentuk partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Bandar Lampung terus mendorong penguatan pemahaman kepemiluan dan pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk pemilih pemula yang tidak hanya memahami hak dan kewajibannya, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
Zerdinal