Bawaslu Dorong Pemilih Pemula Cerdas Bermedia Sosial dan Berpartisipasi dalam Demokrasi
humas | Rabu, September 2, 2026 - 14:01
Bandar Lampung, 2 September 2026 — Kesadaran politik perlu dibangun sejak dini agar generasi muda tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam proses demokrasi secara sehat dan bertanggung jawab.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Masyarakat Sadar Politik bagi Pemilih Pemula di Kota Bandar Lampung Tahun 2026 yang dilaksanakan di SMPN 14 Bandar Lampung, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandar Lampung tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari lembaga yang memiliki peran dalam kehidupan demokrasi dan penegakan hukum, di antaranya Bawaslu, KPU, Kejaksaan, dan Kepolisian.
Anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung, Muhammad Muhyi, turut hadir sebagai salah satu narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Muhyi memberikan pemahaman kepada para pemilih pemula mengenai pentingnya literasi politik, khususnya di tengah derasnya arus informasi melalui media digital dan media sosial.
Menurutnya, kedekatan generasi muda dengan media sosial harus diimbangi dengan kemampuan untuk memilah informasi. Pemilih pemula perlu memiliki kecakapan dalam memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Pemilih pemula diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, ajakan politik yang bersifat provokatif, maupun konten yang dapat menyesatkan. Sebaliknya, mereka perlu membiasakan diri mencari informasi dari sumber yang kredibel dan memahami persoalan secara kritis,” ujar Muhyi.
Ia menambahkan, menjadi pemilih tidak sebatas datang ke tempat pemungutan suara dan memberikan suara. Lebih dari itu, pemilih memiliki tanggung jawab untuk memahami informasi, mengenali pilihan, serta turut menjaga kualitas proses demokrasi.
“Menjadi pemilih bukan sekadar datang ke TPS dan mencoblos. Ada tanggung jawab untuk memahami informasi, mengenali pilihan, serta ikut menjaga agar proses demokrasi berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kolaborasi lintas lembaga dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada generasi muda. Para pelajar tidak hanya diperkenalkan dengan hak dan kewajiban sebagai pemilih, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga ketertiban, integritas, serta kehidupan demokrasi di lingkungan masyarakat.
Bawaslu Kota Bandar Lampung mendorong agar pemilih pemula menjadi generasi yang kritis, cerdas dalam menerima informasi, serta memiliki kesadaran untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan proses demokrasi.
Zerdinal