Bawaslu Dorong Pemilih Pemula Cerdas dan Kritis di Era Digital
humas | Kamis, September 3, 2026 - 14:39
BANDAR LAMPUNG – Membangun kesadaran politik di kalangan generasi muda menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Pencegahan, Parmas dan Humas) Bawaslu Kota Bandar Lampung, Muhammad Muhyi, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Masyarakat Sadar Politik untuk Pemilih Pemula di Kota Bandar Lampung Tahun 2026, Kamis (3/9/2026) di SMPN 29 Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat pentingnya kesadaran politik sekaligus memahami peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Muhyi mendorong para pemilih pemula agar tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menyikapi berbagai informasi politik secara bijak. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi semakin mudah diterima sekaligus disebarluaskan oleh masyarakat.
“Di era digital, kemudahan memperoleh informasi harus diiringi dengan kemampuan untuk memilah, memeriksa, dan memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya kepada orang lain,” ujar Muhyi.
Ia juga mengingatkan para pemilih pemula untuk mulai membangun kebiasaan mencari informasi dari sumber yang terpercaya. Sikap kritis diperlukan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif, hoaks, maupun ajakan politik yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Muhammad Muhyi menegaskan, menjadi pemilih bukan hanya persoalan datang ke tempat pemungutan suara dan memberikan suara. Lebih dari itu, pemilih memiliki tanggung jawab untuk memahami proses demokrasi serta ikut menjaga agar pelaksanaannya berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kualitas demokrasi. Kesadaran politik yang tumbuh sejak dini diharapkan dapat membentuk pemilih yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga mampu berpartisipasi secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Bawaslu Kota Bandar Lampung terus mendorong peningkatan pemahaman politik bagi pemilih pemula sebagai bagian dari upaya membangun budaya pengawasan partisipatif serta menciptakan masyarakat yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya dalam demokrasi.
Zerdinal