Bawaslu Kota Bandar Lampung Hadiri Pembukaan Basic Training Raya HMI, Dorong Penguatan Demokrasi di Kalangan Mahasiswa
humas | Jumat, Oktober 9, 2026 - 03:03
BANDAR LAMPUNG - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, Oddy Marsa, menghadiri kegiatan pembukaan Basic Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung yang diselenggarakan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Gedung Semergou, Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Kaderisasi Raya: Membangun Generasi HMI yang Intelektual, Visioner, dan Berintegritas Melalui Sinergi Himpunan Guna Menjawab Tantangan Zaman.” Tema ini menegaskan pentingnya proses kaderisasi dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, serta integritas dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kehadiran Oddy Marsa merupakan bentuk partisipasi Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam mempererat komunikasi dan membangun sinergi dengan kalangan mahasiswa. Sebagai bagian dari masyarakat sipil, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendorong kesadaran demokrasi, mengawal nilai-nilai keadilan, serta berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat dan berkualitas.
Melalui kegiatan kaderisasi seperti Basic Training Raya, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kecakapan intelektual, tetapi juga kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan demokrasi. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menjaga nilai-nilai demokrasi, menjunjung tinggi integritas, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bawaslu Kota Bandar Lampung terus mendorong penguatan kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya memperluas pendidikan dan pengawasan partisipatif. Sinergi ini diharapkan dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Dengan keterlibatan mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Zerdinal