Bawaslu Kota Bandar Lampung Lakukan Audiensi ke Polresta Bandar Lampung: Wujud Dedikasi Tanpa Henti dalam Mengawal Demokrasi
humas | Rabu, April 23, 2025 - 20:21
Bandar Lampung (23/4) — Dalam semangat memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga tegaknya nilai-nilai demokrasi di Kota Bandar Lampung, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung menggelar audiensi dan koordinasi lanjutan dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung, Senin (20/10/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu untuk terus melaksanakan tugas pengawasan secara menyeluruh dan berkesinambungan, tidak hanya pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar masa tahapan, demi memastikan seluruh proses demokrasi berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Apriliwanda, didampingi jajaran komisioner dan staf sekretariat. Rombongan disambut langsung oleh Kapolres Kota Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si. beserta pejabat utama Polresta Bandar Lampung.
Suasana pertemuan berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaboratif. Dalam kesempatan ini, Bawaslu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polresta Bandar Lampung atas kerja sama yang terjalin sangat baik dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 lalu. Kolaborasi tersebut terbukti menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana kondusif, aman, dan tertib di Kota Bandar Lampung sepanjang rangkaian tahapan pemilu.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polresta Bandar Lampung atas dedikasi, semangat, dan komitmen tinggi yang telah ditunjukkan selama pengawalan dan pengawasan Pemilu dan Pilkada 2024. Keamanan dan ketertiban yang terjaga saat itu merupakan hasil nyata dari sinergi kuat antara Bawaslu dan Polresta,” ujar Apriliwanda, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Apriliwanda menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak berhenti saat tahapan berakhir. Bawaslu tetap menjalankan peran dan fungsi strategisnya, salah satunya dalam proses pemutakhiran data pemilih. Tahapan ini sangat krusial untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjamin, terutama bagi warga yang mengalami perubahan status kependudukan atau keanggotaan institusi tertentu.
“Meskipun saat ini kita berada pada masa non tahapan, semangat pengawasan tidak boleh kendor. Bawaslu tetap aktif mengawal proses pemutakhiran data pemilih, termasuk memastikan warga yang beralih status—seperti pensiunan anggota Polri maupun masyarakat yang baru bergabung sebagai anggota Polri—tetap terakomodasi dalam daftar pemilih. Kami berharap Polresta Bandar Lampung dapat turut membantu proses ini, terutama dalam hal pendataan dan koordinasi di lapangan,” lanjut Apriliwanda.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Kota Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., menyambut baik langkah Bawaslu melakukan koordinasi lanjutan di luar masa tahapan pemilu. Menurutnya, penguatan sinergi lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang tahapan Pemilu dan Pilkada berikutnya.
“Kami menyambut dengan sangat baik audiensi ini. Kami percaya, koordinasi yang kuat antara Polresta Bandar Lampung dan Bawaslu merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan demokratis. Kami siap memberikan dukungan penuh, tidak hanya saat tahapan berlangsung, tetapi juga dalam masa jeda seperti sekarang, termasuk dalam proses pemutakhiran data pemilih,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan, Polresta Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan efektif dengan Bawaslu dalam setiap proses demokrasi di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, pengalaman kerja sama pada Pemilu dan Pilkada 2024 lalu menjadi bukti nyata bahwa sinergi kelembagaan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Selain penyampaian apresiasi dan harapan, audiensi ini juga membahas berbagai strategi penguatan koordinasi ke depan, termasuk mekanisme pelaporan potensi kerawanan, pengawasan partisipatif, dan penguatan peran pengamanan dalam tahapan-tahapan krusial Pemilu 2029 mendatang. Bawaslu dan Polresta juga sepakat untuk memperluas kanal komunikasi dan memperkuat jejaring kerja di tingkat kecamatan dan kelurahan, guna memastikan respons cepat terhadap setiap dinamika di lapangan.
“Pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu semata, melainkan tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari masyarakat demokratis. Kami berharap sinergi ini dapat menjadi teladan bagi kerja sama antarlembaga di Kota Bandar Lampung,” tegas Apriliwanda.
Sebagai bentuk penutup, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menyampaikan ajakan kepada seluruh pihak, terutama aparat penegak hukum, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, untuk menjaga semangat bersama dalam mengawal demokrasi. Menurutnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pemilu itu sendiri, tetapi juga oleh bagaimana semua pihak bekerja bersama sejak dini.
“Mengawal demokrasi adalah perjalanan panjang yang tidak hanya dimulai saat kampanye atau hari pemungutan suara. Kami mengajak Polresta Bandar Lampung untuk terus menjadi mitra strategis kami dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan hak pilihnya dan setiap proses berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan kepastian hukum,” tutup Apriliwanda.
Dengan terlaksananya audiensi ini, Bawaslu Kota Bandar Lampung dan Polresta Bandar Lampung menegaskan kembali komitmen bersama untuk mengawal demokrasi secara konsisten, profesional, dan berintegritas. Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan kuat dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi di masa mendatang, termasuk Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2029.
Dewi