Bawaslu Lampung Tingkatkan Kualitas Informasi Melalui Penguatan Kehumasan
humas | Rabu, Oktober 14, 2026 - 17:26
Bawaslu Provinsi Lampung mengikuti kegiatan “Humas Upgrade Series #2: Desain Kreatif, Informasi Efektif” yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas jajaran kehumasan Bawaslu dalam mengemas informasi kelembagaan agar lebih efektif, menarik, mudah dipahami, serta mampu menjangkau masyarakat secara luas.
Tenaga Ahli Bawaslu RI Apriyanti Marwah dalam arahannya mengatakan, optimalisasi kerja kehumasan menjadi salah satu perhatian Bawaslu, baik dalam peliputan, pengelolaan pemberitaan, media sosial maupun publikasi.
“Evaluasi tidak cukup berhenti sebagai catatan kerja. Rekomendasi yang dihasilkan harus diterjemahkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam praktik kerja kehumasan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan kehumasan bukan hanya berkaitan dengan banyaknya informasi yang diproduksi, tetapi juga bagaimana informasi tersebut disajikan agar mudah dipahami dan dapat menjangkau masyarakat dengan beragam karakteristik.
“Informasi yang benar dan penting belum tentu efektif apabila dikemas dengan cara yang sulit dipahami atau kurang menarik perhatian publik. Karena itu, bahasa yang terlalu baku atau bahasa hukum perlu diturunkan menjadi bahasa masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan desain visual memiliki peran strategis dalam mendukung penyampaian informasi. Desain bukan sekadar mempercantik publikasi, tetapi harus mampu menyederhanakan informasi, memperjelas pesan, dan membuat substansi kelembagaan lebih mudah dipahami masyarakat.
Kreativitas dalam desain, lanjutnya, juga harus tetap berpijak pada akurasi informasi, kejelasan pesan, serta kebutuhan publik. Sudut pandang publik perlu menjadi perhatian dalam menentukan pesan utama maupun judul pemberitaan sebelum menjelaskan aktivitas kelembagaan.
Sementara itu, secara terpisah Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Ahmad Qohar mengapresiasi pelaksanaan Humas Upgrade Series #2. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi jajaran pengampu kehumasan untuk menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan kapasitas dalam mengelola informasi publik.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi jajaran pengampu kehumasan, khususnya di Bawaslu Provinsi Lampung, untuk menambah pengetahuan dan terus meningkatkan kapasitas. Kehumasan harus mampu mengikuti perkembangan pola komunikasi publik sehingga informasi Bawaslu dapat disampaikan secara menarik, efektif, dan mudah dipahami masyarakat,” kata Qohar.
Senada dengan Qohar, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono mengatakan peningkatan kapasitas kehumasan penting untuk mendukung penguatan kelembagaan, terutama pada masa non-tahapan Pemilu.
“Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kerja kehumasan sehari-hari. Tidak hanya menghasilkan publikasi yang menarik, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat, jelas, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Achmad Sutiono.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menilai penguatan kapasitas kehumasan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media digital menuntut jajaran kehumasan untuk terus beradaptasi dalam menyampaikan informasi kelembagaan secara kreatif tanpa mengesampingkan akurasi dan prinsip keterbukaan informasi publik.
“Kehumasan memiliki peran penting dalam menjembatani informasi antara lembaga dan masyarakat. Karena itu, informasi mengenai pengawasan Pemilu perlu dikemas secara kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami, sehingga masyarakat tidak hanya mengetahui kegiatan Bawaslu, tetapi juga memahami peran dan fungsi pengawasan dalam menjaga demokrasi,” ungkapnya.
Ia berharap peningkatan kompetensi di bidang desain dan pengelolaan informasi dapat mendorong terciptanya publikasi yang lebih informatif dan edukatif. Dengan penyampaian informasi yang tepat, masyarakat diharapkan semakin memahami kerja-kerja pengawasan Pemilu serta terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Lampung terus mendorong penguatan kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kerja pengawasan Pemilu dan demokrasi.
Zerdinal