Bawaslu Lampung Dorong Peran Generasi Muda Dalam Penguatan Demokrasi
humas | Rabu, Januari 28, 2026 - 17:53
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam upaya penguatan demokrasi dan peningkatan literasi politik. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Lampung yang berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Rabu (28/1).
Audiensi tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan organisasi kepemudaan, khususnya dalam menyasar segmen pemilih muda yang semakin dominan dalam setiap kontestasi demokrasi.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, menekankan bahwa pembangunan demokrasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan kesadaran politik masyarakat. Menurutnya, demokrasi yang kuat lahir dari proses panjang yang melibatkan nilai, partisipasi, dan tanggung jawab bersama.
“Ke depan, tantangan demokrasi akan semakin besar karena mayoritas pemilih berasal dari Generasi Z. Ini menunjukkan bahwa masa depan demokrasi sangat ditentukan oleh kualitas partisipasi anak muda,” ujar Iskardo.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan demokrasi bergantung pada tiga unsur utama, yakni partai politik, penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dan KPU, serta masyarakat sebagai pemilih. Dalam konteks tersebut, peran generasi muda dinilai sangat strategis sebagai motor penggerak perubahan.
Sementara itu, PW IPM Provinsi Lampung menyambut baik komitmen Bawaslu dalam membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Melalui kerja sama ini, diharapkan program-program edukasi politik dapat menjangkau lebih luas kalangan pelajar dan mahasiswa.
Bendahara Umum PW IPM Lampung, Apriza Bagus Saputra, menyampaikan bahwa pengalaman keterlibatan kader muda dalam pengawasan Pemilu sebelumnya menjadi modal penting untuk memperkuat partisipasi generasi muda di masa mendatang.
Kolaborasi antara Bawaslu dan PW IPM Lampung ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran politik yang lebih baik, sekaligus menciptakan generasi muda yang kritis, partisipatif, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.
Zerdinal