Bawaslu Kota Bandar Lampung Peringati Peristiwa G30S, Teguhkan Nilai Pancasila dan Persatuan
humas | Rabu, September 30, 2026 - 16:07
BANDAR LAMPUNG – Bawaslu Kota Bandar Lampung memperingati peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang terjadi pada 30 September 1965. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang salah satu peristiwa kelam dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sekaligus mengambil pembelajaran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui unggahan resmi Bawaslu Kota Bandar Lampung pada 30 September 2026, peringatan G30S disampaikan sebagai pengingat pentingnya menjaga demokrasi, persatuan, serta nilai-nilai Pancasila.
“Peristiwa kelam dalam perjalanan bangsa menjadi pengingat bahwa demokrasi, persatuan, dan Pancasila harus senantiasa dijaga. Sebab, bangsa yang belajar dari sejarah akan lebih teguh menjaga masa depannya,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi publikasi Bawaslu Kota Bandar Lampung.
Peristiwa 30 September 1965 merupakan bagian penting dari sejarah politik Indonesia yang kemudian membawa perubahan besar dalam kehidupan politik dan pemerintahan. Berbagai kajian sejarah juga mencatat bahwa peristiwa tersebut memiliki sejumlah perspektif dan perdebatan mengenai latar belakang maupun pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Bagi Bawaslu Kota Bandar Lampung, momentum peringatan tersebut dapat menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kehidupan demokrasi. Nilai-nilai Pancasila, persatuan, penghormatan terhadap perbedaan, serta penyelesaian persoalan melalui mekanisme demokratis menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan berbangsa yang damai.
Pancasila sebagai dasar negara juga terus menjadi bagian penting dalam pendidikan dan penguatan karakter kebangsaan. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menekankan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Peringatan G30S tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan mengenang masa lalu, tetapi juga sebagai momentum untuk mengambil pelajaran dari perjalanan sejarah. Dengan memahami sejarah secara kritis dan proporsional, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan, demokrasi, dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Bawaslu Kota Bandar Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pengalaman sejarah sebagai pembelajaran bersama dalam memperkuat kehidupan demokrasi serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Zerdinal