Bawaslu Kota Bandar Lampung Terima Mahasiswa PKL Unila, Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi
humas | Jumat, Agustus 28, 2026 - 14:23
Bandar Lampung, Kamis (27/08) - Bawaslu Kota Bandar Lampung kembali membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda melalui penerimaan satu orang mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Universitas Lampung (Unila), Fakultas Hubungan Internasional.
Mahasiswa tersebut akan melaksanakan kegiatan PKL selama empat bulan di lingkungan Bawaslu Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara langsung, tetapi juga memberikan pengalaman dalam memahami dinamika demokrasi, kepemiluan, serta peran lembaga pengawas Pemilu.
Selama menjalani PKL, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai aktivitas kelembagaan Bawaslu, mulai dari komunikasi kelembagaan, edukasi kepemiluan, hingga kegiatan yang berkaitan dengan pengawasan partisipatif.
Keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan kelembagaan menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam membangun generasi muda yang memiliki pemahaman terhadap demokrasi serta kepedulian terhadap proses kepemiluan. Melalui pengalaman langsung di lingkungan Bawaslu, mahasiswa diharapkan dapat melihat bahwa demokrasi tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dan partisipasi masyarakat.
Latar belakang mahasiswa dari Fakultas Hubungan Internasional juga menjadi perspektif tersendiri dalam pelaksanaan PKL. Pengetahuan mengenai hubungan antarpihak, komunikasi, diplomasi, serta dinamika sosial diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran selama berada di lingkungan Bawaslu Kota Bandar Lampung.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Bandar Lampung, M. Evan Zuhri, menjelaskan bahwa program PKL merupakan salah satu bentuk keterbukaan lembaga dalam memberikan ruang pembelajaran kepada mahasiswa.
Melalui program PKL ini, Bawaslu Kota Bandar Lampung berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga membawa pulang pemahaman bahwa demokrasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak,” jelasnya.
Menurutnya, pengalaman mahasiswa selama berada di lingkungan Bawaslu diharapkan dapat menjadi bekal untuk memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dan proses kepemiluan.
“Belajar tidak selalu harus di ruang kelas. Di Bawaslu Kota Bandar Lampung, mahasiswa dapat belajar melalui pengalaman langsung, berinteraksi dengan lingkungan kerja, serta memahami bagaimana proses pengawasan Pemilu dilakukan,” tambahnya.
Bawaslu Kota Bandar Lampung berharap pelaksanaan PKL tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di dunia kerja, sementara bagi Bawaslu, kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi kepemiluan dan membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
Zerdinal