Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bandar Lampung Gencarkan Edukasi Pemilih Muda Melalui Program Goes To School

Bawaslu Kota Bandar Lampung Gencarkan Edukasi Pemilih Muda Melalui Program Goes To School

Bandar Lampung, Jum’at (24/04) - Bawaslu Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam program Bawaslu Goes To School. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026, bertempat di SMA Negeri 4 Bandar Lampung.

Program ini merupakan salah satu upaya strategis Bawaslu dalam menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini kepada kalangan pelajar. Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bandar Lampung, Hasanudin Alam, hadir sebagai narasumber utama. Ia didampingi oleh Kepala Sekretariat serta Kasubbag PPPS Bawaslu Kota Bandar Lampung bersama jajaran tim yang turut berperan aktif dalam jalannya kegiatan.

Dalam pemaparannya, Hasanudin Alam menjelaskan secara komprehensif mengenai proses dan tahapan pemilu, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, serta berbagai potensi pelanggaran yang dapat terjadi. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal jalannya demokrasi agar tetap jujur, adil, dan berintegritas.

Kegiatan ini menyasar pemilih pemula, yakni siswa-siswi yang telah atau akan memasuki usia 17 tahun. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para peserta diajak untuk memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara dalam proses demokrasi. Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan.

Program Bawaslu Goes To School sendiri bukanlah kegiatan yang pertama kali dilaksanakan. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam membangun budaya sadar politik di kalangan pelajar. Dengan menghadirkan materi yang relevan dan mudah dipahami, Bawaslu berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan keberanian siswa dalam melaporkan atau mencegah potensi pelanggaran pemilu di lingkungan sekitar. Bawaslu menilai bahwa partisipasi aktif masyarakat, termasuk pelajar, menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu Kota Bandar Lampung berharap generasi muda tidak hanya siap menjadi pemilih pada pemilu mendatang, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi di masa depan.

--
--
--

Zerdinal