BawasluPedia: Kenali SigapLapor, Kanal Digital untuk Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu
humas | Selasa, Oktober 27, 2026 - 13:52
Bandar Lampung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengawasan partisipatif melalui edukasi digital BawasluPedia. Salah satu informasi yang disampaikan adalah mengenai SigapLapor, sistem informasi penanganan pelanggaran pemilu dan pelaporan yang memudahkan masyarakat menyampaikan dugaan pelanggaran secara daring.
SigapLapor merupakan sistem informasi yang dikembangkan Bawaslu untuk mempermudah masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran pemilu tanpa harus datang langsung ke kantor Bawaslu. Kehadiran layanan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan aksesibilitas pelaporan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi.
Melalui SigapLapor, masyarakat dapat menyampaikan dugaan berbagai jenis pelanggaran pemilu, mulai dari pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana pemilu, pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, hingga pelanggaran hukum lainnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk mengakses layanan tersebut, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi sigaplapor.bawaslu.go.id atau menggunakan aplikasi SigapLapor Mobile yang tersedia bagi pengguna Android melalui Google Play Store.
Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pelaporan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengawasan pemilu. Dengan kemudahan akses informasi dan pelaporan, masyarakat diharapkan semakin aktif berpartisipasi dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.
Bawaslu Kota Bandar Lampung melalui edukasi BawasluPedia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga berperan aktif dalam mengawasi jalannya demokrasi. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Bawaslu bersama masyarakat, awasi pemilu untuk demokrasi yang bermartabat.
Zerdinal