Lompat ke isi utama

Berita

Dukung Diskusi Mahasiswa, Bawaslu: Pemuda Pilar Penting Demokrasi

Bandar Lampung, Senin (26/10) - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, Juwita, menghadiri kegiatan Seminar dan Lokakarya Nasional (Loknas) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bandar Lampung di Balai Keratun, Provinsi Lampung. ‎

‎‎Bandar Lampung, Senin (26/10) - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, Juwita, menghadiri kegiatan Seminar dan Lokakarya Nasional (Loknas) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bandar Lampung di Balai Keratun, Provinsi Lampung.

‎Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, organisasi kemahasiswaan, hingga organisasi kepemudaan (OKP). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Lampung, perwakilan ketua maupun pengurus cabang GMNI seluruh Indonesia, serta ketua dan jajaran pengurus DPP GMNI. 

‎Seminar nasional mengangkat tema “Berdikari untuk Indonesia Raya: Relevansi Pemikiran Ekonomi Soekarno dalam Agenda Pembangunan Ekonomi Nasional Pemerintahan Prabowo Subianto”. Sementara itu, lokakarya nasional mengusung tema “Ekosistem dan Digitalisasi Kaderisasi sebagai Masa Depan GMNI: Membangun Spirit Institusional Menuju Kemandirian Organisasi”.

‎Kehadiran Juwita dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari partisipasi Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam berbagai forum dialog dan pertukaran gagasan bersama elemen masyarakat. Forum nasional ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarlembaga, memperluas wawasan kebangsaan, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam kehidupan demokrasi.

‎Mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran politik, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mengembangkan kapasitas kader dan kemandirian organisasi. Melalui kegiatan seminar dan lokakarya, para peserta juga memperoleh ruang untuk bertukar pandangan mengenai tantangan pembangunan nasional, penguatan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam proses kaderisasi.

‎Bawaslu Kota Bandar Lampung memandang keterlibatan mahasiswa dan organisasi kepemudaan sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat. Ruang diskusi seperti ini juga dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman mengenai partisipasi masyarakat serta pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi.

‎Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Bandar Lampung terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai elemen organisasi kemahasiswaan dan OKP dalam mendukung penguatan demokrasi yang partisipatif.

‎Kegiatan Seminar dan Lokakarya Nasional GMNI ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, pengembangan kapasitas kader, serta penguatan peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

.
.

Zerdinal