Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Mahasiswa FISIP Universitas Lampung, Dorong Penguatan Literasi Demokrasi melalui Penelitian Akademik

Bawaslu Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan Mahasiswa FISIP Universitas Lampung, Dorong Penguatan Literasi Demokrasi melalui Penelitian Akademik

Bandar Lampung, Kamis (25/06) - Bawaslu Kota Bandar Lampung menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung dalam rangka pelaksanaan wawancara untuk penyusunan skripsi. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung tersebut menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Apriliwanda, sebagai narasumber utama yang memberikan pemaparan mengenai berbagai aspek kepemiluan dan pengawasan demokrasi.

Kunjungan akademik ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Bandar Lampung dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang politik, demokrasi, dan kepemiluan. Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif, para mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menggali informasi secara langsung mengenai tugas, fungsi, kewenangan, serta tantangan yang dihadapi Bawaslu dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

Dalam pemaparannya, Apriliwanda menjelaskan bahwa Bawaslu memiliki mandat strategis untuk melakukan pencegahan, pengawasan, serta penindakan terhadap dugaan pelanggaran pemilu dan pemilihan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang demokratis tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Keterlibatan masyarakat, akademisi, mahasiswa, media, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas," ujar Apriliwanda.

Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk pengawasan yang dilakukan Bawaslu, mulai dari pengawasan terhadap penyusunan data pemilih, tahapan pencalonan, kampanye, distribusi logistik, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu. Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya strategi pencegahan pelanggaran melalui edukasi politik, sosialisasi, serta penguatan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Selama sesi wawancara, mahasiswa FISIP Universitas Lampung mengajukan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pengawasan, tantangan dalam menjaga integritas pemilu di era digital, penanganan dugaan pelanggaran, serta upaya Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Diskusi berlangsung dinamis dan menjadi ruang bertukar gagasan antara dunia akademik dengan lembaga penyelenggara pengawasan pemilu.

Bawaslu Kota Bandar Lampung selalu membuka ruang bagi sivitas akademika yang ingin melakukan penelitian maupun pengkajian terkait kepemiluan. Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga mampu menghasilkan gagasan-gagasan inovatif yang dapat memperkuat sistem demokrasi dan pengawasan pemilu di Indonesia," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan akademik sebagai bagian dari upaya membangun literasi demokrasi yang lebih baik. Diharapkan, hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan kajian politik dan kepemiluan, sekaligus menjadi referensi dalam memperkuat sistem pengawasan pemilu yang semakin profesional, partisipatif, dan berintegritas.

Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol terjalinnya kerja sama yang baik antara Bawaslu Kota Bandar Lampung dan Universitas Lampung dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta penguatan nilai-nilai demokrasi di lingkungan akademik dan masyarakat.

Zerdinal