Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Dukung Penguatan Pengawasan Partisipatif Melalui P2P

Bawaslu Lampung Dukung Penguatan Pengawasan Partisipatif Melalui P2P

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menilai pelaksanaan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) menjadi momentum penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, khususnya di tingkat daerah.

“Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kader P2P diharapkan mampu menjadi penggerak yang menyampaikan edukasi kepemiluan sekaligus mendorong masyarakat untuk berani berpartisipasi dalam pengawasan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kader pengawas partisipatif harus memiliki pemahaman yang baik mengenai regulasi kepemiluan, sikap kritis, serta keberanian untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran kepada Bawaslu melalui mekanisme yang sesuai.

“Kader P2P harus memiliki pengetahuan dan keberanian, tetapi juga tetap mengedepankan aturan dan etika dalam menjalankan perannya. Sikap kritis harus dibarengi dengan kemampuan memahami regulasi agar partisipasi masyarakat benar-benar memberikan dampak positif bagi kualitas pengawasan,” tambahnya.

Menurutnya, pengawasan partisipatif akan semakin kuat apabila dibangun melalui kolaborasi antara Bawaslu, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, kelompok pemuda, akademisi, serta berbagai komunitas yang ada di masyarakat.

“Kami berharap P2P dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Kader-kader yang telah mendapatkan pendidikan nantinya dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengedukasi masyarakat, mencegah potensi pelanggaran, dan membangun budaya demokrasi yang sehat, khususnya di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya.

zerdinal