Lompat ke isi utama

Berita

Halalbihalal Bawaslu, Bagja Ajak Jajaran Rawat Silaturahmi dan Nilai Ramadan

Halalbihalal Bawaslu, Bagja Ajak Jajaran Rawat Silaturahmi dan Nilai Ramadan

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk terus merawat silaturahmi, memperkuat integritas, serta menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

“Kami berharap seluruh pembelajaran yang dijalani selama Ramadan tidak berakhir sia-sia,” kata Bagja dalam acara Konsolidasi, Halalbihalal, dan Santunan Sosial Badan Pengawas Pemilu dengan tema Menjalin Silaturahmi Menguatkan Solidaritas di Gedung Bawaslu, Rabu (8/4/2026).

Menurut Bagja, Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum pembelajaran yang mengajarkan berbagai nilai penting, seperti kedisiplinan, kesabaran, kepedulian, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu.

Ia menekankan bahwa integritas dan profesionalitas harus menjadi bagian yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan menjaga nilai-nilai tersebut, jajaran Bawaslu diharapkan mampu menjalankan amanah pengawasan secara objektif serta tetap menjaga kepercayaan masyarakat.

Persiapan Menuju Pemilu 2029

Dalam kesempatan tersebut, Bagja juga mengingatkan pentingnya kesiapan Bawaslu dalam menghadapi agenda demokrasi mendatang. Menurutnya, tahun 2026 menjadi fase penting untuk melakukan berbagai persiapan menuju tahapan Pemilu 2029 yang akan dimulai pada Juni 2027.

“Persiapan ini perlu kita lakukan sejak sekarang, baik dalam menyiapkan berbagai aspek kelembagaan maupun mempersiapkan diri kita masing-masing,” jelasnya.

Persiapan tersebut mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, konsolidasi internal, serta kesiapan jajaran dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan pada setiap tahapan pemilu.

Bagja juga mengingatkan bahwa Bawaslu akan genap berusia 18 tahun pada 9 April 2026 sejak berdiri pada 2008. Ia berharap pertambahan usia tersebut menjadi momentum bagi Bawaslu untuk semakin matang dalam menjalankan tugas pengawasan sekaligus berkontribusi terhadap perbaikan demokrasi di Indonesia.

“Kami berharap di usia ke-18 ini, Bawaslu semakin kuat dalam menjalankan tugasnya dan terus berperan dalam memperbaiki kualitas demokrasi di seluruh Indonesia,” harapnya.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung: Silaturahmi Perkuat Soliditas

Sejalan dengan pesan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menilai momentum halalbihalal memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan dan soliditas seluruh jajaran pengawas pemilu. Menurutnya, silaturahmi yang terjaga akan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan tugas.

Ia mengatakan, nilai-nilai Ramadan seperti disiplin, kesabaran, kepedulian, dan kejujuran harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pengawas pemilu tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki integritas yang kuat.

“Silaturahmi dan kebersamaan menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengawasan. Nilai-nilai yang kita dapatkan selama Ramadan harus terus kita implementasikan, terutama dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung juga menyampaikan bahwa persiapan menghadapi Pemilu 2029 perlu dilakukan sejak dini. Masa sebelum tahapan menjadi kesempatan bagi jajaran Bawaslu untuk melakukan evaluasi, memperkuat kapasitas, dan membangun konsolidasi internal.

Menurutnya, Bawaslu Kota Bandar Lampung akan terus mendorong jajaran untuk meningkatkan kompetensi serta memperkuat koordinasi agar semakin siap menghadapi dinamika pengawasan pemilu ke depan.

“Usia ke-18 Bawaslu harus menjadi momentum untuk semakin dewasa dalam menjalankan tugas. Kita perlu terus belajar, berbenah, dan memperkuat soliditas agar mampu memberikan pengawasan yang profesional serta berintegritas,” tambahnya.

Bawaslu Mohon Maaf kepada Seluruh Jajaran

Dalam acara tersebut, Bagja mewakili seluruh pimpinan Bawaslu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Bawaslu se-Indonesia. Momentum halalbihalal diharapkan dapat menjadi ruang untuk saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kembali semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas kelembagaan.

Acara Konsolidasi, Halalbihalal, dan Santunan Sosial tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Lolly Suhenty, Puadi, Totok Haryono, serta Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa penguatan kelembagaan Bawaslu tidak hanya dibangun melalui sistem dan regulasi, tetapi juga melalui hubungan antarsesama jajaran yang dilandasi solidaritas, integritas, dan semangat untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi Indonesia.

 

Zerdinal