Lompat ke isi utama

Berita

Melalui ANTI LINGLUNG, Bawaslu Lampung Matangkan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu

Melalui ANTI LINGLUNG, Bawaslu Lampung Matangkan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa penguatan kapasitas jajaran pengawas, khususnya dalam memahami mekanisme penyelesaian sengketa proses pemilu, menjadi hal yang sangat penting untuk dipersiapkan sejak dini.

“Materi yang dibahas dalam kegiatan ANTI LINGLUNG ini sangat relevan dengan kebutuhan jajaran Bawaslu di tingkat kabupaten/kota. Pemahaman yang baik terhadap persyaratan formil dan materil serta mekanisme registrasi permohonan akan sangat menentukan ketepatan dalam menangani setiap permohonan sengketa proses pemilu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota perlu terus meningkatkan kesiapan, baik dari aspek regulasi, sumber daya manusia, maupun administrasi kelembagaan. Menurutnya, setiap tahapan penyelesaian sengketa membutuhkan kecermatan dan ketelitian agar seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jajaran di tingkat kabupaten/kota harus terus melakukan penguatan internal. Tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memastikan kesiapan administrasi, sarana pendukung, serta sumber daya manusia yang akan menangani setiap proses penyelesaian sengketa. Dengan kesiapan tersebut, Bawaslu dapat memberikan pelayanan dan penanganan yang profesional, cepat, serta sesuai prosedur,” tambahnya.

Menurutnya, forum ANTI LINGLUNG juga menjadi sarana penting untuk membangun keseragaman pemahaman antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Dengan adanya koordinasi dan pertukaran pengalaman secara rutin, berbagai potensi persoalan dalam tahapan pemilu dapat diantisipasi sejak awal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Penyamaan persepsi dan tukar pengalaman antarkabupaten/kota akan memperkuat soliditas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan dan penyelesaian sengketa proses pemilu di Provinsi Lampung,” pungkasnya.