Lompat ke isi utama

Berita

Pembinaan Rutin, Bawaslu Lampung Intensifkan Evaluasi Kelembagaan Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung

Pembinaan Rutin, Bawaslu Lampung Intensifkan Evaluasi Kelembagaan Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Rapat Rutin Jajaran Sekretariat bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dalam rangka pembinaan dan evaluasi kelembagaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (28/04).

Rapat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Provinsi Lampung dalam menjaga kualitas kinerja kelembagaan, khususnya di masa non-tahapan pemilu. Meski tidak sedang berada dalam tahapan penyelenggaraan pemilu atau pemilihan kepala daerah, Bawaslu tetap menekankan pentingnya kesiapan organisasi secara menyeluruh, baik dari aspek administrasi, sumber daya manusia, maupun tata kelola pengawasan.

Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan dan evaluasi merupakan langkah strategis yang harus terus dilakukan secara konsisten. Menurutnya, masa non-tahapan justru menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi kelembagaan.

“Pembinaan dan evaluasi perlu dilakukan, apalagi di masa non-tahapan seperti sekarang ini, guna mempersiapkan pemilu dan pilkada ke depan agar lebih baik dan optimal,” ujar Achmad Sutiono.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi dan pembinaan ini telah dijadwalkan secara rutin setiap minggu. Dalam pelaksanaannya, setiap Bawaslu Kabupaten/Kota mendapatkan giliran untuk dilakukan pembinaan dan evaluasi secara mandiri dan bergantian, sehingga proses pendampingan dapat berjalan lebih fokus dan mendalam.

“Evaluasi dan pembinaan ini kita lakukan setiap minggu. Setiap Bawaslu Kabupaten/Kota dibina dan dievaluasi secara mandiri dan bergantian, sehingga kita bisa melihat secara detail kebutuhan dan tantangan di masing-masing daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Achmad Sutiono menekankan bahwa pola evaluasi berkala ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekretariat, memperkuat koordinasi antar jajaran, serta memastikan setiap unit kerja memiliki standar kerja yang selaras dengan kebijakan Bawaslu RI.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung,menyambut baik pelaksanaan pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin oleh Bawaslu Provinsi Lampung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting bagi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan kelembagaan yang perlu diperkuat.

Ia menilai masa non-tahapan tidak seharusnya dipandang sebagai masa tanpa aktivitas pengawasan, melainkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperbaiki tata kelola administrasi, serta mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan berikutnya.

“Pembinaan dan evaluasi secara berkala sangat penting untuk memastikan kesiapan kelembagaan. Masa non-tahapan harus kita manfaatkan untuk memperkuat kapasitas jajaran, membenahi tata kelola, serta meningkatkan koordinasi agar ketika memasuki tahapan pemilu, seluruh jajaran sudah berada dalam kondisi yang siap,” ujar Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bawaslu Kota Bandar Lampung berkomitmen menindaklanjuti setiap arahan dan hasil evaluasi yang diberikan dalam rangka memperkuat kualitas kerja kelembagaan. Menurutnya, peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas harus menjadi bagian dari budaya kerja yang dibangun secara berkelanjutan.

“Evaluasi bukan hanya untuk melihat kekurangan, tetapi juga menjadi bahan perbaikan agar kinerja ke depan semakin efektif dan akuntabel. Kami siap menindaklanjuti setiap arahan dan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan kelembagaan,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan rapat rutin tersebut, Bawaslu Provinsi Lampung berharap koordinasi dan pembinaan antara jajaran provinsi dengan Bawaslu Kabupaten/Kota dapat terus berjalan secara konsisten. Dengan penguatan yang dilakukan sejak masa non-tahapan, seluruh jajaran diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas pengawasan serta mampu memberikan dukungan kelembagaan yang optimal dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

 

zerdinal