Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Konsolidasi Di Masa Non Tahapan, Bawaslu Lampung Tekankan Disiplin Administrasi

Perkuat Konsolidasi Di Masa Non Tahapan, Bawaslu Lampung Tekankan Disiplin Administrasi

Bawaslu Provinsi Lampung Perkuat Konsolidasi Internal pada Masa Non Tahapan

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung terus memperkuat konsolidasi internal kelembagaan meskipun berada pada masa non tahapan pemilu. Hal tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar bersama jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/04).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesinambungan kinerja kelembagaan, sekaligus memastikan seluruh proses administrasi, pengelolaan program, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat kabupaten/kota tetap berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antarjajaran Bawaslu di seluruh wilayah Lampung.

Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, menegaskan bahwa masa non tahapan tidak boleh dimaknai sebagai periode menurunnya aktivitas dan ritme kerja lembaga. Sebaliknya, ia menekankan bahwa fase ini justru menjadi momentum krusial untuk melakukan penguatan internal secara menyeluruh.

Menurut Achmad, terdapat beberapa aspek penting yang harus menjadi fokus perhatian seluruh jajaran, di antaranya penataan administrasi yang tertib dan akuntabel, evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sebelumnya, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bekal menghadapi tahapan pemilu berikutnya.

“Pada masa non tahapan ini, seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota harus tetap menjaga disiplin administrasi sesuai ketentuan. Ketertiban tata kelola menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalitas lembaga dan memastikan kesiapan ketika memasuki tahapan berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga integritas dan akuntabilitas lembaga. Menurutnya, penguatan tata kelola administrasi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas kinerja pengawasan pemilu di masa mendatang. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara rutin, tetapi juga melakukan inovasi dalam meningkatkan efektivitas kerja.

Selain membahas aspek administrasi, rapat koordinasi ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh Bawaslu kabupaten/kota selama masa non tahapan. Melalui diskusi yang interaktif, peserta rapat dapat menyampaikan berbagai kendala sekaligus berbagi praktik baik (best practices) yang telah dilakukan di masing-masing daerah.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menekankan bahwa masa non tahapan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kesiapan kelembagaan, baik dari sisi administrasi, sumber daya manusia, maupun koordinasi antarjajaran. Menurutnya, konsolidasi secara berkala diperlukan agar seluruh jajaran memiliki pemahaman dan arah kerja yang sama.

“Non tahapan bukan berarti kita berhenti bekerja. Justru pada masa ini kita memiliki ruang untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, memperkuat kapasitas jajaran, serta mempersiapkan kelembagaan agar lebih siap menghadapi tahapan pemilu selanjutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi antara Bawaslu Provinsi Lampung dan Bawaslu kabupaten/kota perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang efektif dan terbuka. Setiap persoalan yang muncul di tingkat kabupaten/kota diharapkan dapat segera dikomunikasikan sehingga dapat ditemukan solusi secara bersama-sama.

“Sinergi antarjajaran harus terus dijaga. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap program dapat berjalan lebih terarah, sementara berbagai kendala dapat diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bawaslu Provinsi Lampung bersama jajaran kabupaten/kota berkomitmen untuk terus menjaga kualitas tata kelola kelembagaan selama masa non tahapan. Penguatan administrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, evaluasi program, serta konsolidasi internal diharapkan menjadi fondasi dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.

zerdinal