RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN P2P 2026, BAWASLU LAMPUNG TEKANKAN REKRUTMEN KADER BERKOMITMEN
humas | Senin, Mei 4, 2026 - 16:15
Bandar Lampung, Senen (04/05) - Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (04/05). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya mematangkan pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan salah satu program prioritas nasional yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Kita akan melakukan kegiatan prioritas nasional P2P di seluruh Indonesia,” ujar Hamid Badrul Munir.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran Bawaslu di tingkat kabupaten/kota agar tetap optimal dalam melaksanakan program, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Saya berharap di tengah efisiensi kita tetap bisa melaksanakan secara maksimal,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus utama dalam pelaksanaan P2P Tahun 2026 adalah pada proses rekrutmen peserta yang dilakukan secara selektif dan terarah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta yang terlibat benar-benar memiliki komitmen terhadap penguatan demokrasi.
Selanjutnya, fokus kita adalah rekrutmen peserta P2P secara selektif dengan tema berfungsi dan bergerak. Kita mencari kader yang peduli dengan demokrasi,” tegasnya.
Menurutnya, P2P tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas atau ajang memperoleh sertifikat semata. Peserta yang terpilih diharapkan memiliki keseriusan untuk berkontribusi aktif sebagai relawan pengawas pemilu di tengah masyarakat.
Untuk P2P tahun 2026, peserta benar-benar serius untuk mensukseskan menjadi relawan Bawaslu, bukan hanya mencari sertifikat,” katanya.
Ia juga mendorong agar peserta P2P mampu menghadirkan inovasi dan tindak lanjut konkret setelah mengikuti program. Kader yang terbentuk diharapkan dapat melahirkan berbagai terobosan yang berdampak nyata dalam pengawasan partisipatif.
Kita juga mencari kader yang ada terobosan atau program lanjutan setelah selesai dari P2P, bukan hanya mengikuti saja tanpa hasil di lapangan,” imbuhnya.
Rapat ini turut dihadiri oleh masing-masing Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat, serta staf yang bertanggung jawab sebagai PAC kegiatan P2P dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Dari Bawaslu Kota Bandar Lampung, kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Muhamad Muhyi, Kepala Sekretariat Drs. Mohamad Evan Zuhri, serta PIC P2P, Zerdinal Pratama.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan P2P Tahun 2026 dapat berjalan secara optimal, terarah, dan mampu mencetak kader pengawas partisipatif yang berintegritas serta berkontribusi nyata.
Zerdinal