Sekjen Minta PNS yang Baru Dilantik Fokus Berkarier di Bawaslu
humas | Selasa, Mei 19, 2026 - 00:18
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Sekretaris Jenderal Bawaslu, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar fokus pada tujuan hidup dan karier mereka selama mengabdi di Bawaslu. Ia meminta mereka tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain ataupun membandingkan instansi Bawaslu dengan lembaga lainnya.
Menurut Ferdinand, setiap lembaga memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda, termasuk Bawaslu. Salah satu perbedaannya adalah keberadaan komisioner di Bawaslu, hal yang tidak ditemukan di pemerintah daerah (pemda).
“Jangan menoleh ke mana-mana, fokus saja pada tujuan hidup kalian. Kalian harus memiliki kebanggaan tersendiri bekerja di Bawaslu,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS Bawaslu yang digelar secara daring dan luring pada Selasa (19/5/2026).
Ia juga berpesan agar para PNS tersebut senantiasa menjaga kewarasan dan kesehatan mental selama bekerja. Menurutnya, kinerja yang baik hanya dapat dihasilkan oleh pribadi yang mampu menjaga kondisi mental dan cara berpikirnya tetap sehat. "Layaknya orang beribadah, syarat orang bekerja itu harus waras. Sebab, hanya orang-orang waras yang bisa berpikir dengan baik,” tutur Ferdinand.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya aspek moralitas, bahwa adab kedudukannya berada di atas ilmu. Dalam budaya kita, lanjut Ferdinand, adab merupakan hal yang sangat mendasar. Senada dengan Sekjen, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja juga mengingatkan para PNS untuk selalu menjaga adab dalam bekerja. Ia pun meminta mereka untuk mengenali atasan di lingkungan kerja masing-masing.
"Biasakan untuk saling menyapa jika bertemu. Kenali pimpinan tempat Anda bekerja," kata Bagja.
Selain itu, Bagja meminta PNS yang baru dilantik untuk membina hubungan baik dengan ketua dan anggota Bawaslu, serta selalu memperhatikan jadwal pemilu dan pemilihan yang sedang berjalan.
Sejalan dengan arahan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung menilai pelantikan PNS baru merupakan momentum untuk membangun komitmen pengabdian sekaligus memperkuat budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, kemampuan dan pengetahuan harus berjalan beriringan dengan sikap, etika, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
“Menjadi bagian dari Bawaslu bukan hanya tentang kemampuan menjalankan pekerjaan, tetapi juga bagaimana kita menjaga sikap, etika, dan integritas. Adab dalam bekerja menjadi bagian penting untuk membangun hubungan yang baik dengan pimpinan, sesama rekan kerja, maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik kelembagaan Bawaslu. Menurutnya, setiap jajaran memiliki peran masing-masing dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
“Kenali lingkungan kerja, pahami tugas dan fungsi, serta bangun komunikasi yang baik dengan pimpinan dan seluruh jajaran. Jangan ragu untuk belajar dan bertanya, karena proses menjadi ASN yang profesional membutuhkan pengalaman dan kemauan untuk terus berkembang,” katanya.
Menurutnya, menjaga kesehatan mental juga merupakan bagian dari profesionalitas dalam bekerja. Beban dan dinamika pekerjaan di lingkungan pengawasan pemilu membutuhkan kemampuan mengelola tekanan, menjaga komunikasi, dan membangun suasana kerja yang saling mendukung.
“Kita ingin membangun lingkungan kerja yang sehat. Ketika kondisi mental terjaga, komunikasi berjalan baik, dan setiap orang saling mendukung, maka pekerjaan juga dapat dilakukan secara lebih optimal,” tuturnya.
Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung berharap PNS yang baru dilantik dapat menunjukkan komitmen dan loyalitas terhadap tugas kelembagaan dengan tetap berpegang pada aturan serta nilai-nilai integritas.
“Jadikan pelantikan ini sebagai awal untuk memberikan pengabdian terbaik. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas, hormati pimpinan dan rekan kerja, serta terus tingkatkan kapasitas diri. Dengan begitu, kehadiran setiap ASN benar-benar memberikan kontribusi bagi penguatan kelembagaan Bawaslu,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Bawaslu melantik sebanyak 1.835 CPNS secara daring dan luring. Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Herwyn J.H. Malonda, Deputi Bidang Administrasi La Bayoni, Deputi Dukungan Teknis Yusti Erlina, dan Inspektur Utama Rini Wartini
zerdinal